pendahuluan tajuk subjek


A.  Pendahuluan

Oleh: Gatot Subrata, S.Kom

Pada umumnya, seseorang yang memerlukan informasi dalam bentuk buku atau
bentuk bahan pustaka tertentu dari perpustakaan akan mencarinya di dalam katalog melalui
pengarang atau judul. Namun sering pula terjadi bahwa orang tidak merasa pasti benar
mengenai nama pengarang atau judul yang dimaksud. Dalam hal ini pencarian melalui
subyek sangat membantu. Pencarian melalui subyek dapat memandu orang untuk
memperluas atau mempersempit subyek yang dimaksud karena entri-entri katalog yang
disusun dan dikelompokkan menurut subyek disertai acuan ke subyek-subyek terkait. Oleh
karena itu penggunaan tajuk subyek pada katalog sangat penting untuk membantu
pencarian suatu topik atau disiplin ilmu tertentu yang dimiliki perpustakaan. Sama halnya
dengan pencarian melalui tajuk pengarang atau judul, pencarian melalui tajuk subyek juga
mengacu pada karya atau bahan pustaka tertentu.
Katalog sebagai salah satu sarana temu kembali informasi di perpustakaan, yang
membuat segala informasi yang terdapat dalam buku atau bahan pustaka lainnya.
Informasi dalam buku tersebut antara lain meliputi  judul, pengarang, kolasi, impresum,
serta subyek.
Dalam penentuan subyek buku atau bahan pustaka lainnya diperlukan analisis
subyek yang akurat dengan dibantu sarana daftar tajuk subyek komprehensif, sedangkan
dalam katalogisasi proses pembuatan tajuk subyek disebut mengkatalog subyek.
Pengatalogan subjek bertujuan menggunakan kata-kata(istilah) yang seragam
untuk bahan pustaka perpustakaan mengenai subyek tertentu. Subyek adalah topik yang merupakan kandungan informasi  (content)  dalam buku, pita video, dan bentuk rekaman
lainnya yang terdapat pada koleksi perpustakaan.
Sedangkan tajuk subjek adalah kata (-kata) yang digunakan dalam katalog
perpustakaan untuk meringkas kandungan informasi tersebut. Istilah tajuk subyek dapat
juga diartikan sebagai suatu istilah atau kosa katayang terkendali dan berstruktur untuk
menyatakan suatu konsep subyek bahan pustaka. Sebagai kosa kata atau frase, karena tidak
selalu terdiri atas satu suku kata, melainkan dapatberbentuk dua atau lebih suku kata,
tetapi bukan suatu kalimat. Dikatakan terkendali karena diarahkan untuk menggunakan
istilah yang tetap untuk menyatakan konsep yang sama, meskipun banyak istilah
padanannya. Sedangkan berstruktur karena ada kaitanantara tajuk satu dan tajuk yang lain,
sesuai dengan struktur ilmu dan pengetahuan. Tajuk  subjek biasanya dicantumkan pada
bagian awal entri katalog yang disusun dalam katalog subyek berabjad, baik dalam katalog
bentuk kartu, bentuk buku, bentuk mikro, maupun OPAC (Online Public Access Catalog).
Pada makalah ini akan di bahas bagaimana cara analisis subyek dan bagaiman cara
menggunakan tajuk subyek.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s