Ingin ku, kau jadi “ice” di hatiku


matahari tak kunjung pergi
haus semakin menjadi
aku marah dan aku berapi
ego ku menjadikan aku tak mengenal siapa dirimu
bahkan aku tak memperhatikan siapa kamu bagiku

ketika ku sedang marah
kau mengirimkan sebuah pesan ke ponselku
tak pandang siapa kau
kau menjadi santapan marah ku
saat itu ku ingin kau menjadi es bagi ku
menjadi “ice” pendingin hatiku

tapi kehendakmu lain
kau termakan kata-kataku
dan sekarang kita diam

ku tau ini ku salah
namun
bagaimana lagi aku

aku hanya ingin kau menjadi “ice”
di hati ku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s